Doa
kepada pemeluk teguh
Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namaMu
Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh
cayaMu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi
Tuhanku
aku hilang bentuk
remuk
Tuhanku
aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling
Jumat, 12 Desember 2014
Dunia untuk pemimpi
Ceritakan aku tentang surga..
Dan selir-selir disana..
Aku ini tak punya rupa..
Jangankan disana..
Duniapun menolakku..
Biar aku sembunyikan wajahku..
Untuk sandaran putri tidur..
Sampai ia terbangun..
Menanti detak jantung kedua..
Sebuah kecupan pangeran buruk rupa..
Dongengkan aku..
Tentang negri yang jauh..
Tentang hidup yang abadi..
Untuk nafas yang tak berhembus lagi..
Jalan panjang untuk pemimpi
Ceritakan aku tentang surga..
Dan selir-selir disana..
Aku ini tak punya rupa..
Jangankan disana..
Duniapun menolakku..
Biar aku sembunyikan wajahku..
Untuk sandaran putri tidur..
Sampai ia terbangun..
Menanti detak jantung kedua..
Sebuah kecupan pangeran buruk rupa..
Dongengkan aku..
Tentang negri yang jauh..
Tentang hidup yang abadi..
Untuk nafas yang tak berhembus lagi..
Jalan panjang untuk pemimpi
TEMPAT YANG HANYA MILIK-MU
Bukan kepalsuan yang ku mau
Bukan kesemuan yang ku butuhkan
Hanya sebuah tempat
Yang bisa terima hinanya aku
Ku temukan itu di Sisi-Mu
Terlihat dalam Agung NamaMu
Tempat terindah yang hanya Milik-Mu
Tempat terindah yang hanya di SisiMu
Tempat yang bisa terima kotornya aku
Yang beri bahagia dalam ketenangan
Sungguh kepalsuan tiada padanya
Kesemuan pun mustahil ada padanya
Wahai Dzat Penggenggam Jiwa
Jiwa-jiwa hidup dan jiwa-jiwa mati
MerinduMu dalam lembar penghambaan
Berharap diterima di tempat yang hanya MilikMu.
Bukan kepalsuan yang ku mau
Bukan kesemuan yang ku butuhkan
Hanya sebuah tempat
Yang bisa terima hinanya aku
Ku temukan itu di Sisi-Mu
Terlihat dalam Agung NamaMu
Tempat terindah yang hanya Milik-Mu
Tempat terindah yang hanya di SisiMu
Tempat yang bisa terima kotornya aku
Yang beri bahagia dalam ketenangan
Sungguh kepalsuan tiada padanya
Kesemuan pun mustahil ada padanya
Wahai Dzat Penggenggam Jiwa
Jiwa-jiwa hidup dan jiwa-jiwa mati
MerinduMu dalam lembar penghambaan
Berharap diterima di tempat yang hanya MilikMu.
Langganan:
Postingan (Atom)
